[FYI] - Internet of Things (IoT) - Internet of Things (IoT) sudah
mulai merasuki segala segi kehidupan kita. Tidak hanya di rumah, Iot telah
menginvasi tempat kerja, pabrik, rumah sakit, dan lain – lain. Tidak hanya
menyajikan kemudahan dan kenyamanan hidup, tetapi IoT juga menyajikan potensi
ekonomi dan bisnis yang luar biasa. Mungkin sebagian dari netter belum
mengetahui apa itu Internet of Things (IoT), nah untuk lebih jelasnya simak
ulasanya dibawah ini.
Apa itu IoT?
Internet of Things (IoT) adalah
sebuah konsep atau skenario dimana suatu objek berkemampuan untuk mentransfer
data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau
manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel,
micro-electromechanical systems (MEMS), dan internet.
“A Things” pada Internet of Things
dapat didenefisikan sebagai subjek misalkan orang dengan monitor implant
jantung , hewan peternakan dengan transponder biochip, sebuah mobil yang telah
dilengkapi built in sensor untuk memperingatkan pengemudi ketika tekanan ban
rendah. Sejauh ini IoT paling erat hubunganya dengan komunikasi
machine-to-machine (M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakan dan gas.
Produk dibangun dengan kemampuan komunikasi M2M yang sering disebut dengan
sitem cerdas atau smart.
Penerapan Internet of Things
Beberapa
vendor teknologi terkenal pun sudah menerapkan dari masuknya IoT, contohnya
Samsung yang sepertinya sudah siap menyongsong era Internet of Things itu.
Perusahaan asal Korea Selatan ini menghadirkan mesin cuci, kulkas, dan televisi
yang dapat dikontrol dengan ponsel pintar atau jam tangan pintar. Di Indonesia,
Samsung memamerkan kecanggihan teknologi itu pertama kali di Nusa Dua, Bali,
beberapa waktu lalu.
Samsung bukan satu-satunya yang
menyuguhkan teknologi masa depan. Google, LG dan Apple pun siap menyambut era
Internet of Things itu. LG Electronics telah memperkenalkan teknologi Home Chat
untuk peralatan rumah tangga seri premium pada awal Mei lalu. Peralatan itu
antara lain kulkas, mesin cuci, dan oven microwave.
Home Chat memungkinkan
konsumen mengontrol dan memonitor perangkat elektroniknya lewat ponsel pintar
dari jarak jauh. Untuk itu, LG menggandeng penyedia aplikasi layanan pesan
instan LINE, yang memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan peralatan rumah
tangga mereka.
Pihak Apple pun melihat maraknya
inovasi dalam produk peralatan rumah tangga, Apple pun tertarik menawarkan
konsep tumah pintar dalam acara Worldwide Developers Conference di San
Fransisco, Amerika Serikat pada waktu lalu. Sepertinya era Internet of Things
tak lama lagi bakal terwujud.
Kesimpulan
Internet of Things (IoT)
menggambarkan terhubungnya semua benda ke jaringan internet. Seperti contoh
dari penerapan diatas, yang terhubung bisa berupa tirai, televisi, coffe maker,
tempat tidur, garasi, pulpen, gelang – semuanya. Semua perangkat tersebut
memiliki sensor sehingga bisa mengenali lingkungan sekitarnya. Sesama perangkat
IoT juga bisa “berbicara” satu sama lain sehingga tercipta ekositem yang
membuat semua hal bisa terjadi secara otomatis.
Kedepanya kemungkinan yang bisa
diciptakan oleh IoT sangat luas dan tidak terbatas di dalam rumah. Platform IoT
bisa menjadi basis Smart City untuk meningkatkan kualitas hidup warganya.
Platform IoT juga bisa digunakan di mesin industri, yang akan memonitor kinerja
tiap mesin secara real time sehingga setiap masalah bisa diketahui dengan
cepat. Singkat kata, peluang IoT sangat luar biasa.




Tidak ada komentar
Posting Komentar