Baca Juga

Apa itu Internet of Things (IoT) ?

Jumat, 06 Maret 2015


[FYI] - Internet of Things (IoT)Internet of Things (IoT) sudah mulai merasuki segala segi kehidupan kita. Tidak hanya di rumah, Iot telah menginvasi tempat kerja, pabrik, rumah sakit, dan lain – lain. Tidak hanya menyajikan kemudahan dan kenyamanan hidup, tetapi IoT juga menyajikan potensi ekonomi dan bisnis yang luar biasa. Mungkin sebagian dari netter belum mengetahui apa itu Internet of Things (IoT), nah untuk lebih jelasnya simak ulasanya dibawah ini.

Apa itu IoT?
Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep atau skenario dimana suatu objek berkemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS), dan internet.

“A Things” pada Internet of Things dapat didenefisikan sebagai subjek misalkan orang dengan monitor implant jantung , hewan peternakan dengan transponder biochip, sebuah mobil yang telah dilengkapi built in sensor untuk memperingatkan pengemudi ketika tekanan ban rendah. Sejauh ini IoT paling erat hubunganya dengan komunikasi machine-to-machine (M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakan dan gas. Produk dibangun dengan kemampuan komunikasi M2M yang sering disebut dengan sitem cerdas atau smart.

Penerapan Internet of Things
Beberapa vendor teknologi terkenal pun sudah menerapkan dari masuknya IoT, contohnya Samsung yang sepertinya sudah siap menyongsong era Internet of Things itu. Perusahaan asal Korea Selatan ini menghadirkan mesin cuci, kulkas, dan televisi yang dapat dikontrol dengan ponsel pintar atau jam tangan pintar. Di Indonesia, Samsung memamerkan kecanggihan teknologi itu pertama kali di Nusa Dua, Bali, beberapa waktu lalu. 

Samsung bukan satu-satunya yang menyuguhkan teknologi masa depan. Google, LG dan Apple pun siap menyambut era Internet of Things itu. LG Electronics telah memperkenalkan teknologi Home Chat untuk peralatan rumah tangga seri premium pada awal Mei lalu. Peralatan itu antara lain kulkas, mesin cuci, dan oven microwave. 


Home Chat memungkinkan konsumen mengontrol dan memonitor perangkat elektroniknya lewat ponsel pintar dari jarak jauh. Untuk itu, LG menggandeng penyedia aplikasi layanan pesan instan LINE, yang memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan peralatan rumah tangga mereka.
Pihak Apple pun melihat maraknya inovasi dalam produk peralatan rumah tangga, Apple pun tertarik menawarkan konsep tumah pintar dalam acara Worldwide Developers Conference di San Fransisco, Amerika Serikat pada waktu lalu. Sepertinya era Internet of Things tak lama lagi bakal terwujud.
Kesimpulan

Internet of Things (IoT) menggambarkan terhubungnya semua benda ke jaringan internet. Seperti contoh dari penerapan diatas, yang terhubung bisa berupa tirai, televisi, coffe maker, tempat tidur, garasi, pulpen, gelang – semuanya. Semua perangkat tersebut memiliki sensor sehingga bisa mengenali lingkungan sekitarnya. Sesama perangkat IoT juga bisa “berbicara” satu sama lain sehingga tercipta ekositem yang membuat semua hal bisa terjadi secara otomatis.
Kedepanya kemungkinan yang bisa diciptakan oleh IoT sangat luas dan tidak terbatas di dalam rumah. Platform IoT bisa menjadi basis Smart City untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Platform IoT juga bisa digunakan di mesin industri, yang akan memonitor kinerja tiap mesin secara real time sehingga setiap masalah bisa diketahui dengan cepat. Singkat kata, peluang IoT sangat luar biasa.

Tidak ada komentar

Posting Komentar

langganan

Ingin berlangganan artikel terbaru dari Kucing Manyun ?

pos terkini

Recent Post no Thumbnail by Tutorial Blogspot