Baca Juga

Melirik Teknologi Charger Cepat VOOC dan Qualcomm Quick Charge 2.0

Jumat, 30 Januari 2015

Melirik Teknologi Charger Cepat VOOC dan Qualcomm Quick Charge 2.0 - Perkembangan zaman membuat manusia tidak dapat terlepas dari smartphone. Aktivitas sehari-hari pun 90% didominasi oleh interaksi dengan ponsel. Mulai dari yang bersifat hiburan hingga kantoran. Daya tahan bateri pun dibutuhkan. Banyak perusahaan smartphone pun mengembangkan beragam teknologi baterai. Tujuanya, agar smartphone dapat awet dan pengisisan daya cepat penuh. Berikut ulasanya untuk Anda.

Qualcomm Quick Charge 2.0

Qualcomm Quick Charge 2.0 adalah generasi berikutnya dari teknologi pengisian untuk perangkat yang didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon. Dengan pang sa pasar untuk perangkat yang lebih kuat saat ini, baterai Li-ion meningkatkan kapasitas untuk memperpanjang usia baterai.

Teknologi Qualcomm Quick Charge 2.0, adalah teknologi yang dapat mempersingkat pengisian daya smartphone Anda. Dalam tes laboratorium yang menggunakan baterai 3300 mAh, teknologi Qualcomm Quick Charge 2.0 dapat mengisi hingga 60% dalam kurun waktu setengah jam. Sementara teknologi sebelumnya, Qualcomm Quick Charge 1.0, hanya dapat mengisi hingga 30% dalam kurun waktu yang sama. Sedangkan teknologi konvensional hanya dapat mengisi hingga 12% dalam waktu yang sama.

Dari data tersebut, dengan menggunakan teknologi Qualcomm Quick Charge 2.0, Anda dapat mengisi daya smartphone 5x lebih cepat dari teknologi konvensional. Ini membuktikan bahwa teknologi Qualcomm Quick Charge 2.0, merupakan teknologi mutakhir yang dapat mengisi daya smartphone Anda secara cepat, dengan tempo waktu yang singkat.

VOOC Rapid Charge

VOOC Rapid Charge merupakan teknologi yang diperkenalkan Oppo sebagai solusi pengisian daya secara cepat di smartphone Anda. Dengan menggunakan teknologi VOOC Rapid Charge, baterai dapat mengisi hingga 75% hanya dalam waktu setengah jam.

Teknologi VOOC Rapid Charge mempunyai 16 hak paten, sehingga tak heran jika adapter Oppo berbeda dengan adapter smartphone lainya. VOOC Rapid Charge dikendalikan oleh sebuah chip yang bernama MCU. Chip tersebut terdapat di dalam sebuah adapter. MCU mempunyai tugas untuk mengontrol konversi dan tegangan arus listrik yang masuk ke dalam perangkat Oppo. Selain MCU menjalankan pengendalian output tegangan arus listrik ke port USB, sel baterai, dan kabel data.
Untuk menjamin keamanan pada saat pengisian, Oppo memberikan dua dua pengaman panas pada kabel, baterai, adapter dan ponsel. Pengaman ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya konslet atau hubungan arus pendek, saat proses pengisian daya ke perangkat Oppo.

Perbedaan lain yang terdapat pada micro USB Oppo dengan micro USB smartphone lainya, adalah pin-nya. Pin pada micro USB Oppo sebanyak tujuh pin, sedangkan pada micro USB smartphone lainya hanya terdapat lima pin. Banyaknya pin yang terdapat di Oppo berfungsi mengaktifkan pengaman arus listrik lapis ketiga. Untuk pengaman lapis lima, Oppo masukkan di dalam baterai, agar baterai tidak mengalami kelebihan arus listrik.

Teknologi VOOC Rapid Charge sudah memasuki generasi yang kedua. Pada generasi saat ini, Oppo membuat adapter dalam bentuk yang jauh lebih kecil. Walaupun generasi saat ini bentuk adapter Oppo jauh lebih kecil, namun kecepatan mengisi dayanya secepat VOOC Rapid Charge generasi sebelumnya. Teknologi teranyar ini disebut Oppo sebagai VOOC Rapid Charge Mini.

Opoo membutuhkan waktu selama hampir 3 tahun, untuk mengembangkan VOOC Rapid Charge Mini ini. Selama hampir tiga tahun itu, Oppo mengkaji ulang port USB, adapter, komponen pengisi daya dari baterai, kabel data, dan sirkuit pengisian daya, untuk memberikan kulaitas yang lebih baik dari sebelumnya.

1 komentar

langganan

Ingin berlangganan artikel terbaru dari Kucing Manyun ?

pos terkini

Recent Post no Thumbnail by Tutorial Blogspot