Baca Juga

5 Mitos yang Salah Soal Charging Baterai

Sabtu, 28 Maret 2015

5 Mitos yang Salah Soal Charging Baterai - Siapa yang hari in tidak memiliki ponsel ? Rasanya hanya beberapa gelintir saja yang belum pernah menggunakanya. Sebagian dari kita juga cukup aktif dengan fitur samrtphone seperti akses ke media sosial, main game, membaca berita, membuka e-mail. 

Namun masalahnya karena kita menggunakan smartphone setiap saat, maka baterainya pun akan cepat habis. Sebagai solusi Anda mengisi dayanya dengan powerbank, charger mobil, atau menggunakan metode charger konvensional. Semua metode pengisian ini, secata turun-temurun telah menimbulkan berbagai mitos soal baterai.
Jadi mitos apa saja yang harus Anda percaya dan juga Anda tinggalkan ?

1. Jangan Mencharge Baterai Semalaman
Kita semua mungkin pernah mendengar bahwa mencharge  baterai smartphone semalaman bisa berakibat buruk. Mungkin ada benarnya jika ungkapan tersebut muncul 5 atau 10 tahun lalu. Sekarang, teknologi baterai smartphone telah berada di titik dimana ia tahu persis kapan harus berhenti menyimpan daya. Dengan kata lain tidak ada resiko " pengisian yang berlebihan" pada telepon Anda yang dapat menyebabkan kerusakan pada baterai, karena ada sistem pengaman yang mencegah hal itu terjadi.

2. Biarkan Baterai Hingga 0% Sebelum Diisi Kembali
Entah darimana mitos tersebut namun asumsi ini masih jadi patokan beberapa orang. Alasanya, dengan menguras baterai terlebih dahulu, baterai menjadi lebih stabil. Shane Broersky  menunjukkan sebaliknya bahwa kita sebaiknya menjaga perangkat kita terisi antara 50 hingga 80 persen. Dengan kata lain, Anda harus mengisi baterai telepon Anda sebentar - sebentar sepanjang hari dan bukanya menunggu hingga habis sama sekali.

3. Pakai Charger Apa Saja, Asal Bisa Mengisi Daya tak Masalah
Semua charger sepertinya nampak sama. Namun jangan salah, charger terbaik tetaplah charger bawaan ponsel asli. Jadi, meskipun charger Anda rusak fan ada pilihan charger yang lebih murah di pasaran, Anda sebaiknya tetap membeli charger yang sama dengam yang sebelumnya. Mengapa ?
Para ahli mengatakan bahwa charger non branded tidak selalu menyertakan aspek keamanan dalam produk mereka. Ini berarti, charger tersebut juga dapat menyebabkan berbagai macam kerusakan dai ponsel Anda seperti kelebihan daya, kebakaran, hingga kerusakan ponsel lainya.

4. Tidak Ada Gunanya Mematikan Ponsel
Mematikan telepon mungkin jarang dilakukan oleh Anda dan tampaknya hal itu merupakan kegiatan yang sia-sia. Meskipun kadang membuat Anda tak nyaman karena tidak dapat berkomunikasi beberapa saat, namun para ahli malah menganjurkanya. Para ahli berpendapat bahwa mematikan telepon dapat memaksimalkan masa pakai baterai sehingga Anda sebaiknya melakukanya sesekali.
 Jadi, tak berarti bahwa Anda harus selalu mematikan ponsel Anda sebelum tidur, atau melakukanya setiap hari. Anda harus mencoba mematikan atau merestart perangkat Anda setidaknya satu minggu sekali, karena hal ini telah terbukti dapat menghemat baterai perangkat Anda dari waktu ke waktu.

5. Jamgan Gunakan Ponsel Anda Saat sedang Discharge

Selama Anda menggunakan charger ori atau milik ponsel Anda, sah saja menelepon sambil mencharge. Mitos ini mungkin berasal dari kejadian yang diakibatkan oleh penggunaan charger yang tidak sesuai. Jadi mitos ini bisa jadi benar jika Anda mengginakan charger pihak ketiga dengan kualitas yang dipertanyakan.

Tidak ada komentar

Posting Komentar

langganan

Ingin berlangganan artikel terbaru dari Kucing Manyun ?

pos terkini

Recent Post no Thumbnail by Tutorial Blogspot