5 Hal yang Perlu Diketahui Pengguna Android dalam Game Mobile
1. Hardware
Semua hardware dan software berpengaruh dalam memainkan game karena gadget adalah kesatuan sistem. Namun yang paling penting adalah prosesor, GPU, RAM, dan penyimpanan internal.
Sekarang ini kebutuhan yang disarankan untuk smartphone gaming adalah yang dilengkapi dengan prosesor quad-core. Jangan lupa pula untuk mendukungnya dengan memori RAM. Game high end sekarang membutuhkan RAM minimal 512 untuk iOS dan minimal 1GB untuk Android. Android memang membutuhkan memori lebih karena operating sistemnya lebih haus memori. Semakin besar kapasitas RAM yang anda miliki maka kemungkinan smartphone anda lag atau lelet saat bermain game akan semakin kecil.
GPU juga bertugas untuk mengolah efek-efek game seperti texture maping, motion blur, shader, dan lain-lain. GPU yang lebih baik bukan hanya membuat game lebih smooth namun juga membuat game penuh dengan efek. Secara khusus, biasanya setiap perusahaan semikonduktor GPU terkait dengan CPU tertentu seperti Qualcomm Snapdragon yang selalu mengintegrasikan GPU Adreno. Sementara MediaTek asal Taiwan sering dikaitkan dengan GPU PowerVR untuk teknologi imaji, serta Nvidia dengan Tegra dan iPhone dengan Chip A8.
Siapkan juga media penyimpanan internal setidaknya 8 GB karena game terbaru dengan ukuran yang lebih besar biasanya membutuhkan data penyimpanan yang besar pula. Bila memori internal anda penuh, kinerja smartphone akan terganggu dan di saat yang bersamaaan anda juga tidak bisa memainkan game tersebut.
2. Ukuran File Game
Ukuran file yang anda lihat di lembar spesifikasi App Store atau Google Play merupakan ukuran installer. Begitu di install maka beberapa file akan menjadi lebih besar, jadi selalu perhitungkan hal ini. Ambil contoh aplikasi Facebook di Google Play adalah 21 MB, tetapi setelah di install ukuran akan menjadi 40 MB. Hal yang sama juga berlaku untuk game.
3. Fitur Cloud Save
Di iOS dan Android sama-sama menghadirkan kemampuan menyimpan game secara clouud sehingga jika adna menghapus game dari perangkat anda dan install ulang maka savenya akan diunduh dari server sehingga anda tidak perlu pusing backup manual.
Untuk Andoid fitur cloud seperti fitur-fitur game leaderboards dan multiplayer bisa digunakan melalui sebuah layana bernama Google Play Games Services. Sedangkan iOS dengan fitur bernama iCloud, anda bisa melanjutkan game dari iPhone ke iPad serta sebaliknya dan juga auto backup game setelah di install ulang.
4. IAP (In App Purchase)
In-App Purchase singkatnya adalah sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk melalukan pembelian konten digital tanpa perlu keluar atau meninggalkan aplikasinya. Konten digital yang bisa dibeli contohnya adalah membuka level baru pada game. In-App Purchase di dunia aplikasi mobile pertama kali diperkenalkan oleh Aplle di platform iOS mereka.
Saat ini, In App Purchase sangat populer dikalangan pengembang aplikasi karena pengembang aplikasi dapat mengembangkan aplikasi dengan model freemium dimana pengguna dapat mengunduh dan menggunakan aplikasinyasecara gratis namun disediakan fitur premium dimana pengguna harus membayar untuk menggunakanya.
Bagi pengembang aplikasi, In-App Purchase menawarkan keuntungan yang besar karena dari satu aplikasi dan satu pengguna, pengembang aplikasi dapat mendapatkan pemasukan berkali-kali. Beda dengan aplikasi berbayar yang mana pengembang aplikasi hanya mendapatkan satu pemasukan dari satu pengguna dan satu aplikasi.
5. Aksesoris Game
Mobile gaming telah menjadi pilihan yang patut diperhitungkan untuk para pecinta game, den untuk itu beberapa perusahaan menawarkan aksesori demi mendapatkan kenyamanan dalam pengalaman bermain game. Untuk iOS dan Android sekarang ini anda bisa mendapatkan berbagai macam aksesori seperti gamepad berbentuk seperti halnya game kontroller yang sering kita lihat di konsol untuk memberikan kenyamanan tambahan untuk bermain game mobile.




Tidak ada komentar
Posting Komentar